JAPFA DIRIKAN TEACHING FARM UNTUK UNSYIAH

Perusahaan agribisnis terkemuka PT. JAPFA Comfeed Indonesia Tbk melalui anak usahanya PT. Indojaya Agrinusa mendirikan Teaching Farm untuk Universitas Syiah Kuala yang akan dibangun di Gampong Ie Seu Um, Kecamatan Masjid Raya, Aceh Besar. Komitmen ini diwujudkan melalui penandatanganan nota kesepahaman oleh Head of Feed Operation Medan dan Padang, PT Indojaya Agrinusa Anwar Tadiono dengan Rektor Unsyiah Prof. Dr. Ir. Samsul Rizal, M.Eng di ruang balai senat Unsyiah. (Senin, 3/9).

Rektor mengatakan, Unsyiah sangat berterima kasih atas dukungan JAPFA dalam upaya mengembangkan pendidikan dan penelitian di Unsyiah yaitu dengan dirikannya Teaching Farm ini. Menurut Rektor, hal ini sangat membantu mahasiswa Unsyiah khususnya yang berasal dari Fakultas Kedokteran Hewan dalam melakukan penelitian.

Teaching Farm ini sangat bermanfaat karena bisa menjadi contoh pembelajaran bagi mahasiswa Unsyiah. Mudah-mudahan hal ini juga bisa mendukung Unsyiah yang saat ini statusnya telah Badan Layanan Umum (BLU) , dan dalam tiga tahun kedepan kita berupaya untuk menjadi badan hukum,” kata Rektor.

Anwar menjelaskan, bahwa ada tiga jenis kandang yang akan dibangun nantinya. Pertama, Comercial Farm Closed House dengan ukuran 12 x 75 meter dengan kapasitas 13.000 ekor. Kedua Commercial Farm Open House Panggung dengan ukuran 8 x 75 meter dengan kapasitas 5.000 ekor. Dan ketiga, kandang Commercial Farm Open House Postal dengan ukuran 8 x 75 meter dengan kapasitas 3.000 ekor.

Total kapasitas seluruh kandang mencapai 21.000 ribu ekor unggas ditambah dengan peralatan dan perlengkapan laboratorium serta peralatan pendukung kandang lainnya.

“Tujuan kami membangun 3 jenis kandang yang berbeda agar mahasiswa nantinya bisa mempelajari manajemen budidaya, biosekuriti dan produktivitas dari masing masing kandang,” jelas Rachmat.

Teaching Farm akan dibangun diatas lahan milik Unsyiah di luar kawasan kampus. Anwar menuturkan konsep teaching farm yang ditawarkan JAPFA menjadikan kandang sebagai laboratorium lapang untuk budidaya ayam, para mahasiswa akan belajar bagaimana cara menerapkan sistem dan pola pemeliharan ayam, mengetahui jenis-jenis penyakit dan Bio Security di dalam kandang. Dalam setiap cycle budidaya ayam, mahasiswa diberikan kesempatan untuk melakukan penelitian di lokasi kandang dari berbagai aspek.

“Harapannya dengan hadirnya Teaching Farm ini dapat mensinkronkan kualifikasi kebutuhan tenaga kerja industri perunggasan dengan proses pembelajaran di Fakultas Kedokteran Hewan Unsyiah,” katanya.

Pada kesempatan ini JAPFA juga memberikan bantuan beasiswa kepada mahasiswa Unsyiah berprestasi, yang diserahkan oleh Duta Gizi JAPFA Faoundation Maria Harfanti. Turut hadir pada kegiatan ini Wakil Rektor IV Unsyiah Dr. Hizir, Dekan Fakultas Kedokteran Hewan Unsyiah, para Wakil Dekan di lingkungan Unsyiah. Head Comercial Farm Indojaya Agrinusa Taopik Robi, S. Pt. serta Kepala Dinas Peternakan Aceh.

Sumber : http://unsyiah.ac.id

Bagikan Berita ini

Berita Lainnya