UNSYIAH WISUDA 1.118 LULUSAN

Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) kembali mewisuda 1.118 lulusannya untuk periode Februari – April 2017. Wisuda dilaksanakan dua tahap pada Rabu, 2 Mei 2017 dan Kamis, 3 Mei 2017 di Gedung AAC Dayan Dawood, Selasa (2/5).

Rektor Unsyiah, Prof Dr Ir Samsul Rizal MEng dalam sambutannya menyampaikan, Unsyiah memberi apresiasi yang tinggi kepada 34 orang lulusan yang lulus dengan predikat cumlaude. Setahun terakhir ini jumlah lulusan yang meraih predikat cumlaude relatif lebih sedikit dalam setiap wisuda Unsyiah. Hal ini disebabkan oleh peningkatan standar tinggi pada syarat meraih cumlaude.

“Hanya mereka yang berhasil lulus dalam delapan semester, dengan tidak pernah mengulang mata kuliah, serta memiliki indeks prestasi kumulatif (IPK) di atas 3,51 saja yang masuk kategori lulus cumlaude,” jelasnya.

Menurutnya, sistem penilaian Unsyiah dengan standar tinggi seperti ini telah mendorong mahasiswa semakin kompetitif. Bahkan pada program studi tingkat magister dan doktor masih diwajibkan untuk mempublikasikan artikel ilmiah di jurnal internasional atau jurnal nasional terakreditasi.

“Upaya ini menunjukkan bahwa telah terjadi peningkatan kualitas pelayanan pendidikan yang signifikan di Unsyiah,” ujar Prof Samsul.

Ia menjelaskan, setelah upacara wisuda periode ini, maka secara keseluruhan jumlah lulusan yang telah dihasilkan Unsyiah untuk jenjang sarjana, pendidikan profesi, spesialis, dan pascasarjana berjumlah 87.665 orang. Sementara jumlah lulusan diploma dari berbagai disiplin keilmuan sebanyak 25.727 orang.

“Secara keseluruhan, jumlah alumni Unsyiah hingga hari ini telah mencapai 113.392 orang,” ungkapnya.

Prof Samsul memaparkan, kelulusan hari ini merupakan sebuah titik kesuksesan yang memang pantas disyukuri bersama. Namun demikian, titik ini merupakan awal dari permasalahan selanjutnya. Maka hal penting yang harus segera diputuskan adalah tentang rencana para lulusan Unsyiah dalam waktu dekat.

“Paling tidak, ada dua arah utama yang pantas dipertimbangkan, yaitu memasuki dunia kerja atau melanjutkan pendidikan. Oleh karena itu, setiap lulusan tidak boleh berlama-lama larut dalam euforia keberhasilan studinya,” tegasnya.

Sumber : Universitas Syiah Kuala

Bagikan Berita ini

Berita Lainnya