PROFIL PROGRAM STUDI D-III KESEHATAN HEWAN

FAKULTAS KEDOKTERAN HEWAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA

I. Identitas Program Studi

1. Nama Program Studi : D-III Kesehatan Hewan

2. Kode Program Studi : 54461

3. Tanggal Berdiri : 5 Februari 2013

4. Nomor dan Tanggal SK :SK Direktur Jendral Pendidikan Tinggi No. 35/E/O/2013

5. E-mail : fkh@unsyiah.ac.id

6. Website : Http://fkh.unsyiah.ac.id/d-iii-kesehatan-hewan-kes...

7. Alamat/Telp : Jl. T. Hasan Krueng Kalee No. 4 Darussalam, Banda Aceh 23111

8. Rasio Dosen : Mahasiswa : 1 : 19,2

9. Gelar Lulusan:A.Md Vet

10. B (sejak 11 Januari 2016-11 Januari 2021) berdasarkan Keputusan BAN-PT No. 0001/SK/BAN-PTAkred/Dipl-III/I/2016

II. Visi Program Studi

1. Menghasilkan paramedik yang terampil, mandiri, komunikatif, kompetitif, menjunjung nilai-nilai moral dan etika, kreatif dan inovatif, berwawasan luas dan berjiwa wiraswasta di bidang kesehatan hewan dan peternakan.

2. Membantu pelayanan medik veteriner, kesehatan masyarakat veteriner, sistem kesehatan hewan (terrestrial dan aquatic) dan kesejahteraan hewan.

3. Melakukan pemeliharaan hewan/ternak, hewan kesayangan dan companion animal berazaskan kesejahteraan hewan.

4. Melakukan pemeliharaan satwa liar/konservasi, atau satwa akuatik, atau hewan laboratorium berazaskan kesejahteraan hewan.

5. Melakukan tindakan teknis dalam bidang biomedik, atau medik reproduksi, atau produksi ternak, atau produk hewan, atau karantina hewan (terrestrial dan aquatic), atau penyuluhan dan promosi kesehatan hewan, atau teknologi limbah ternak dan sanitasi lingkungan, atau farmakologi dan obat tradisional, atau menyiapkan pakan hewan dan/atau dietetik klinik, atau sesuai dengan pedoman operasi baku.

III. Misi Program Studi

1. Menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran untuk menghasilkan lulusan yang mempunyai kompetensi.

2. Meningkatkan kualitas dan kuantitas pendidikan dan pengajaran.

3. Meningkatkan dan melaksanakan pengabdian masyarakat dengan pengaplikasian ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang ilmu kesehatan hewan.

4. Meningkatkan atmosfer akademik.

5. Memberikan pelayanan informasi terkini yang relevan, teknologi tepat guna, dan pelayanan jasa.

IV. Kompetensi Program Studi

Kompetensi utama yang diharapkan pada lulusan paramedik veteriner mengacu pada Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) Bidang Kedokteran Hewan yang dijabarkan dalam 4 (empat) point utama yaitu :

A. Landasan kepribadian

1. Beriman dan takwa kepada Tuhan YME

2. Berakhlak mulia, bermoral, beretika, berkepribadian serta berwawasan kebangsaan budaya Indonesia.

3. Menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dan sportivitas, dengan menghargai/toleransi yang tinggi terhadap keanekaragaman budaya, pandangan, agama dan kepercayaan, serta pendapat/temuan orisinilitas orang lain dengan mendahulukan kepentingan bangsa dan masyarakat luas.

4. Memiliki martabat sebagai insan cendekia, sebagai warga negara yang cinta tanah air dan taat hukum, sebagai warga masyarakat yang peduli sosial dan lingkungan, sebagai warga dunia yang berdaya saing dan cinta perdamaian, serta sebagai sumber daya manusia (SDM) yang profesional di bidang kedokteran hewan.

5. Menegakkan kebenaran, mengembangkan kebersamaan, memiliki jiwa nasionalisme, serta semangat bela negara.

6. Memiliki jiwa keluhuran profesi paramedik veteriner.

B. Penguasaan ilmu dan keterampilan

1. Memiliki pengetahuan tentang konsep dasar, prinsip, dan teori yang berkaitan dengan kesehatan hewan.

2. Memiliki wawasan etika paramedik veteriner dan pemahaman terhadap peran dan tanggung jawab profesi paramedik veteriner.

3. Memiliki wawasan tentang sistem kesehatan hewan nasional, legislasi veteriner serta batasan-batasan kewenangan paramedik veteriner.

4. Memiliki keterampilan melakukan sistematika kajian ilmiah dan penyusunan karya tulis ilmiah.

5. Memiliki keterampilan melakukan pelaporan kejadian penyakit hewan atau

6. Memiliki keterampilan teknis dalam menerapkan manajemen pemeliharaan dan manajemen kesehatan pada hewan penghasil pangan/ternak, hewan kesayangan dan companion animal, satwa liar dan konservasi, satwa akuatik, dan hewan laboratorium atau

7. Memiliki keterampilan teknis dalam lingkup pelayanan jasa medik veteriner atau zooteknis, atau kesmavet, atau medik reproduksi, atau produksi ternak, atau karantina hewan, atau penyuluhan dan promosi kesehatan hewan, atau teknologi limbah ternak dan sanitasi lingkungan, atau penyakit non infeksius, atau farmakologi dan obat tradisional, atau teknisi kesehatan unggas, atau teknisi bedah veteriner sesuai dengan pedoman operasi baku atau

8. Memiliki keterampilan teknis laboratorium anatomi, histologi, fisiologi, biokimia, embriologi, reproduksi, patologi klinik, patologi, mikrobiologi, parasitologi, imunologi, farmakologi, toksikologi, radiologi dan/atau kesmavet, atau

9. Memiliki keterampilan dalam menyiapkan obat hewan, atau

10. Memiliki keterampilan dalam menyediakan pakan hewan dan/atau dietetik nutrisi, atau

11. Memiliki pengetahuan praktis dalam usaha di bidang kesehatan hewan dan jiwa kewirausahaan.

C. Kemampuan berkarya

1. Memiliki pengetahuan tentang konsep dasar, prinsip, dan teori yang berkaitan dengan kesehatan hewan.

2. Memiliki wawasan etika paramedik veteriner dan pemahaman terhadap peran dan tanggung jawab profesi paramedik veteriner.

3. Memiliki wawasan tentang sistem kesehatan hewan nasional, legislasi veteriner serta batasan-batasan kewenangan paramedik veteriner.

4. Memiliki keterampilan melakukan sistematika kajian ilmiah dan penyusunan karya tulis ilmiah.

5. Memiliki keterampilan melakukan pelaporan kejadian penyakit hewan atau

6. Memiliki keterampilan teknis dalam menerapkan manajemen pemeliharaan dan manajemen kesehatan pada hewan penghasil pangan/ternak, hewan kesayangan dan companion animal, satwa liar dan konservasi, satwa akuatik, dan hewan laboratorium, atau

7. Memiliki keterampilan teknis dalam lingkup pelayanan jasa medik veteriner atau zooteknis, atau kesmavet, atau medik reproduksi, atau produksi ternak, atau karantina hewan, atau penyuluhan dan promosi kesehatan hewan, atau teknologi limbah ternak dan sanitasi lingkungan, atau penyakit non infeksius, atau farmakologi dan obat tradisional, atau teknisi kesehatan unggas, atau teknisi bedah veteriner sesuai dengan pedoman operasi baku, atau

8. Memiliki keterampilan teknis laboratorium anatomi, histologi, fisiologi, biokimia, embriologi, reproduksi, patologi klinik, patologi, mikrobiologi, parasitologi, imunologi, farmakologi, toksikologi, radiologi dan/atau kesmavet, atau

9. Memiliki keterampilan dalam menyiapkan obat hewan, atau

10. Memiliki keterampilan dalam menyediakan pakan hewan dan/atau dietetik nutrisi, atau

11. Memiliki pengetahuan praktis dalam usaha di bidang kesehatan hewan dan jiwa kewirausahaan.

D.Sikap dan perilaku berkarya

1. Menjunjung tinggi kode etik paramedik veteriner dan acuan dasar perilaku profesi kedokteran hewan.

2. Mengharmonikan sains (ilmu pengetahuan dan teknologi kedokteran hewan), regulasi (legislasi veteriner dan sistem kesehatan hewan nasional) dan sikap keprofesionalan (kepemimpinan, etos kerja, kerjasama, kewirausahaan).

3. Menunjukkan akuntabilitas keilmuan dan keprofesian di bidang kedokteran hewan dengan berkomunikasi secara ilmiah dan empati, berkarya secara inovatif dan kreatif, bertindak secara hati-hati dan bertanggung–jawab, serta menjaga integritas keahlian yang dimiliki.

4. Mewujudkan kemashlahatan manusia melalui kesehatan hewan, dan kesejahteraan hewan, serta kelestarian lingkungan.

5. Menjadi agen pembaharuan dengan merespon perkembangan IPTEK dan tantangan zaman, bersikap terbuka terhadap kritikan, mengembangkan inovasi, membangun kerjasama tim, dan memberdayakan masyarakat.

6. Menghargai upaya interdisiplin dalam mengeksplorasi, memanfaatkan dan melestarikan Sumber Daya Alam (SDA)

7. Mengembangkan diri dan berfikir secara logis, kritis, dan analitis dalam menyelesaikan masalah.

V. Capaian Pembelajaran

Capaian pembelajaran utama pada Prodi D-III Keswan mengacu pada hasil Revitalisasi Bidang Ilmu Perguruan Tinggi Tahun 2013 yang tertuang ke dalam 5 (lima) point capaian pembelajaran utama yaitu :

1. Mampu bekerja sebagai teknisi di laboratorium zooteknis (anatomi, atau histologi, atau fisiologi, atau biokimia, atau embriologi, atau reproduksi, atau patologi klinik, atau patologi, mikrobiologi, atau parasitologi, atau imunologi, atau farmakologi, atau toksikologi atau bedah, atau penyakit dalam, atau kesmavet) dengan menggunakan kaidah-kaidah kedokteran hewan dan prosedur sesuai ketentuan untuk membantu pelayanan Medik Veteriner sesuai dengan peminatannya/penekunannya.

2. Mampu melakukan pemeliharaan hewan produksi, hewan kesayangan dan companion animal, satwa liar/konversi, satwa akuatik, atau hewan laboratorium dengan menggunakan azas kesejahteraan hewan untuk menjamin keadaan hewan yang sehat, aman, produktif, dan berkualitas.

3. Mampu membantu pelaksanaan tugas dan wewenang dokter hewan dalam penanganan kesehatan hewan dengan menggunakan keterampilannya di bawah pengawasan dokter hewan.


4. Menguasai konsep ilmu-ilmu yang mendasar sebagai basis praktek ilmu kedokteran hewan yang meliputi biologi, ilmu tilik hewan, perilaku hewan dan teknik pengendalian/restrain, identifikasi hewan sakit, dan membantu tindakan pengobatan penyakit hewan, membantu tindakan bedah dalam tindakan promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif berkaitan dengan hewan sehat dan sakit berbasis kesejahteraan hewan, serta mampu menerapkannya secara lege artis.

5. Mampu melakukan pencatatan dan pelaporan medis secara runtut dan benar, mampu melakukan pekerjaan mandiri maupun kelompok, dengan menunjukkan sikap profesional paramedik, kepatuhan, memiliki jiwa kepemimpinan dan kewirausahaan yang bertanggung jawab.



Bagikan halaman ini