Lompat ke isi utama
x

Teaching and Production Farm Broiler

Teaching and Production Farm Broiler - Hatchery JAPFA seluas 6.2 Hektar di desa Seulimeum, Aceh Besar. Pembangunan Hatchery ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik yang terus meningkat di wilayah Aceh dan sekitarnya. Hal ini juga merupakan salah satu wujud komitmen JAPFA untuk dapat membantu peternak lokal dalam menyediakan anak ayam broiler yang berkualitas dan mendukung kemandirian pangan khususnya dalam penyediaan pasokan protein hewani bagi masyarakat.

1

Hatchery juga akan membantu menyediakan lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat sekitar Seulimeum, dimana JAPFA akan memperkerjakan 94% dari jumlah total pekerja yang dibutuhkan dari daerah setempat. 

Teaching Farm Kerjasama JAPFA dan UNSYIAH

Selain Hatchery, dalam hari yang sama, JAPFA juga resmikan Teaching Farm hasil kerjasama dengan Universitas Syiah Kuala (UNSYIAH). Fasilitas penelitian yang dibangun di Desa Ie Su’um, kecamatan Masjid Raya, Kabupaten Aceh Besar ini, rencananya akan mulai dipasok anak ayam atau Chick In pada bulan Oktober ini. Kerjasama yang disambut baik oleh Dekan Fakultas Kedokteran Hewan UNSYIAH ini, merupakan bentuk kontribusi JAPFA di bidang Pendidikan.

1

“Sejalan dengan nilai JAPFA untuk Bergerak Menuju Kesejahteraan Bersama, JAPFA berkomitmen untuk meningkatkan kualitas anak bangsa. Oleh karenanya, JAPFA bersinergi dengan pemerintah dan akademisi dalam menciptakan SDM Unggul guna mewujudkan Indonesia Maju 2045,” ujar Anwar Tandiono (Acai), Head of Feed Operation Unit Medan & Padang Indojaya.

Fasilitas yang dibangun JAPFA terdiri dari 3 unit kandang, yakni: Commercial Farmn Closed House berkapasitas 10.000 ekor, Commercial Farm Open House Panggung berkapasitas 5.500 ekor, dan Commercial Farm Open House Postal berkapasitas 4.500 ekor. Masing-masing kandang memiliki ukuran 8x70m dan sudah dilengkapi dengan fasilitas pendukung ternak berupa tempat pakan, tempat minum, kipas angin, blower, dan mesin penghangat ayam (Gasolek).

Dr. drh. Muhammad Hambal, Dekan Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Syiah Kuala menambahkan “Kami amat sangat mengapresiasi dukungan JAPFA, dengan kontribusi ini, mahasiswa kami akan dapat langsung belajar dan praktik di lapangan mulai dari pemeliharaan ternak, pemantauan kesehatan ternak, biosecurity, hingga fungsi manajemen bisnis industri perternakannya, dengan begitu kami optimis dapat mempersiapkan para mahasiswa kami untuk siap terjun ke industri perternakan”.